RSS feed

Jumat, 03 Mei 2013

CAKRA PART 2

Cakra Manusia
Cakra adalah titik pusat bioenergi yang ada di dalam tubuh bioplasmik manusia.
Tubuh bioplasmik (tubuh energy) adalah cetakan tubuh fisik manusia, yang benar-benar menyerupai tubuh fisik.. Disebut bio karena hidup, dan plasmik berasal dari istilah plasma.. Plasma disini tidak sama dengan plasma darah. Plasma adalah istilah untuk menyebut bahan keempat dalam pembentukan suatu unsur fisika, selain padat, cair, dan gas. Wujud tubuh bioplasmik itulah yang muncul ke permukaan tubuh fisik manusia, dan kemudian disebut dengan aura.
Jika darah mengalir lewat pembuluh, bioenergi mengalir lewat suatu “jalur” yang dinamai meridian. Meridian ini berpangkal pada titik-titik tertentu pada tubuh, membentuk pusat-pusat bioenergi. Pusat bioenergi inilah yang disebut cakra.
Energi alam semesta juga masuk melalui pori-pori tubuh, tapi yang terbanyak melalui chakra. Oleh karena itu fungsi chakra mayor ini antara lain menyerap energi, memprosesnya, kemudian membagi-bagikannya kepada organ vital manusia. Begitu pentingnya chakra dalam belajar reiki, kita dituntut selalu membersihkan chakra setiap saat dengan melatih self healing, berpikiran positif dan menjalankan meditasi.
Dalam tubuh kita terdapat sekitar 320 titik chakra yang masing-masing dihubungkan oleh 72.000 meridian. Berbagai penyakit dapat dideteksi sekaligus diterapi penyembuhannya melalui chakra. Namun ada juga yang menyebut keberadaan chakra dalam tubuh berjumlah 365. Chakra mengatur masuk dan keluarnya energi kepada organ-organ tubuh di sekitar chakra agar tetap berfungsi dengan baik dan sehat.
Dari ratusan chakra tadi Terdapat  tujuh chakra utama /Mayor dalam tubuh bioplasmik / tubuh energi yaitu :

- Cakra Dasar/Root
- Cakra Sex /Sacral
- Cakra Solar plexus
- Cakra Jantung /hearth
- Cakra Tenggorokan/Throat
- Cakra Ajna
- Cakra Mahkota/crown
1. Cakra Dasar/Root

Cakra ini terletak pada dasar tulang punggung, berwarna merah
Cakra ini mengontrol dan memberi energi pada sistem otot;yang berpengaruh pada jantung.Orang berpenyakit jantung memiliki cakra dasar yang tidak berfungsi/bukaannya kecil. Cakra dasar merupakan pusat ketahanan diri dan pemiliharaan diri.Orang dengan cakra dasar yang kuat dan aktif cenderung untuk lebih dinamis.Tetapi jika cakra dasar terlalu aktif secara berlebihan,maka keadaan ini dapat menjadikan orang hiperaktif,mudah gelisah dan insomania. Orang tertentu yang cakra dasar kurang aktif/kotor cenderung menjadi lamban,tidak bersemangat dan tidak realistis.Orang yang memiliki kecenderungan bunuh diri memiliki cakra dasar yang lemah dan tidak aktif.

Cakra dasar mengontrol dan memberikan energi kepada :
- Sistem otot dan kerangka
- Tulang Punggung
- Produksi dan kualitas darah yang dihasilkan
- Kelenjar adrenal
- Jaringan tubuh dan organ bagian dalam
- Laju pertumbuhan sel-sel
- Vitalitas umum
- Panas tubuh
- Jantung dan alat kelamin

Gangguan fungsi cakra ini adalah :
- Radang sendi dan reumatik
- Gangguan Tulang punggung
- Penyakit darah dan alergi
- Lambatnya penyembuhan luka dan patah tulang
- Gangguan pertumbuhan
- Kanker dan Leukemia
- Vitalitas rendah
- Penyakit Jantung
- Penyakit Otak
- Penyakit kelamin


2. Cakra Seks/Sacral

Cakra ini terletak pada daerah kemaluan, berwarna orange
cakra ini merupakan pusat kreatif fisik bawah.Cakra tenggorok adalah padanan yang lebih tinggi dari cakra seks.Cakra Ajna,cakra tenggorok dan cakra dasar mempunyai pengaruh yang kuat pada cakra seks.Gangguan fungsi salah satu cakra ini dapat berpengaruh terhadap cakra seks.
Cakra seks mengontrol dan memberi energi pada :
- Organ seks
- Kandung kencing dan uretra
- Tenggorok dan daerah kepala.

Gangguan fungsi pada cakra seks dapat bermanifestasi sebagai :
- Gangguan buang air kecil
- Impotensi
- Kemandualn
- Pembesaran kelenjar prostat
- Penyakit seksual lainnya.

3. Cakra Pusar dan Solar Plexus

Cakra pusar terletak di pusar. Berwarna Kuning Cakra pusar mengontrol dan memberi energi untuk :
- Usus kecil, usus besar dan usus buntu.
- Mempengaruhi kecepatan wanita melahirkan
- Mempengaruhi vitalitas umum

Gangguan fungsi cakra pusar dapat berupa :
- Sembelit
- Diare
- Tidak mampu mengasimilasi zat-zat gizi dalam makanan
- Radang usus buntu
- Penyakit usus
- Kesulitan dalam melahirkan
- Vitalitas rendah
Cakra solar plexus depan terletak di daerah cekung antara iga-iga bawah kiri dan kanan,cakra solar plexus belakang terletak dibelakang daerah solar plexus.Cakra solar plexus mempunyai sepuluh kelopak daun bunga.

Cakra solar plexus adalah pusat emosi-emosi positif dan negatif yang lebih rendah seperti ambisi, keberanian, kegigihan, agresivitas, kemarahan, kebencian, kecemburuan, keserakahan, perusakan, kekerasan, kekejaman, dll.Orang yang sedang marah hebat, cakra solar plexusnya berdenyut-denyut tidak teratur,menyebabkan diafragma bergerak tidak teratur, berakibat pernapasan dangkal yang tidak teratur.

Cakra solar plexus mengaontrol dan memberi energi pada :
- Diafragma
- Hati
- Pankreas
- Lambung
- Sampai batas tertentu,usus besar dan usus kecil
- Kelenjar adrenal, jantung, paru-paru .

Kualitas darah juga dipengaruhi oleh cakra solar plexus, karena mengontrol dan memberi energi pada Hati yang menghilangkan racun dari darah. Orang yang kehabisan tenaga dapat dipulihkan vitalitasnya dengan cepat dengan memberi energi pada ckara solar plexus.Cakra solar plexus sangat mudah diganggu atau dibuat menjadi tidak seimbang oleh emosi-emosi negatif.

Gangguan fungsi cakra solar plexus yaitu :
- Sulit bernapas akibat gangguan fungsi diafragma
- Diabetes
- Penyakit pankreas
- Penyakit pencernaan
- Hepatitis penyakit kandung empedu
- Tingkat kolestrol tinggi
- Pnyakit jantung
- Darah kotor atau penyakit darah lainnya.

4. Cakra Jantung
Cakra jantung berwarna hijau ini juga mempengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.Dari sudut medis, kelenjar thmus merupakan factor penting dalam system pertahanan tubuh. Pemberian energi pada cakra jantung dilakukan melalui cakra jantung belakang yang memungkinkan energi untuk mengalir dengan mudah ke jantung, paru-paru, dan bagian tubuh lainnya tanpa menyebabkan gangguan pada jantung fisik.
Cakra jantung merupakan pusat emosi-emosi yang lebih tinggi atau halus.Cakra ini berhubungan erat dengan cakra solar plexus karena keduanya merupakan pusat emosi.Gangguan pada cakra solar plexus juga menggangu cakra jantung, sehingga emosi-emosi negatif dapat mempunyai efek merugikan pada jantung fisik berupa penyakit jantung.

5. Cakra Tenggorok/Throat
Cakta tenggorok terletak di bagian tengah tenggorok.berwarna biru .Cakra ini merupakan pusat pikiran yang lebih rendah atau kongkret atau daya mental lebih rendah dan juga pusdat kreativitas yang lebih tinggi.

Cakra Tenggorok mengontrol dan memberi energi pada :
- Tenggorok
- Kotak suara atau larynx
- Trakea atau batang tenggorok
- Kelenjar gondok
- Kelenjar parathyroid
- Sistem linfa
- Juga mempengaruhi cakra seks.
Gangguan fungasi cakra ini dapat bermanifestasi sebagai kemandulan dan berpenyakit yang berkaitan dengan tenggorok seperti gondong, radang tenggorok, kehilangan suara dan asma.
6. Cakra Ajna (mata ketiga)
Cakra ajna terletak diantara kedua alis. Berwarna Nila . Cakra ajna mempunyai sembilan puluh enema kelopak daun bunga dan diabgi dalam dua bagian.Setiap bagian mempunyai empat puluh delapan daun kelopak bunga.
Cakra ajna merupakan pusat pikiran yang lebih tinggi atau abstark dan juga pusat kehendak atau fungsi pengarah.
Cakra ini mengaontrol dan memberi energi kelenjar hipofisis dan juga seluruh tubuh.Cakra ajna disebut sebagai cakra utama karena mengaontrol semua cakra mayor dan system endoktrin, dan mempengaruhi organ vital.

7. Cakra Mahkota /Crown
Cakra mahkota terletak di atas kepala . berwarna Violet , Cakra mahkota merupakan titik masuk energy ilahi.
Cakra mahkota mengontrol dan memberi energi pada otak dan kelenjar pineal.Gangguan fungsi cakra ini dapat bermanifestasi sebagai penyakit kelenjar pineal dan penyakit otak,yang dpat berwujud panyakit fisik dan psikologis.

Gelombang Otak (Brainwave) & God Spot

Otak Anda terdiri dari milyaran sel otak yang disebut neuron. Setiap neuron saling berkomunikasi dengan memancarkan gelombang listrik. Gelombang listrik yang dikeluarkan oleh neuron dalam otak inilah yang disebut "gelombang otak" atau brainwave. Jadi yang disebut gelombang otak adalah "arus listrik" yang dikeluarkan oleh otak. Apabila otak tidak lagi mengeluarkan gelombang otak, maka kita tahu bahwa otak tersebut sudah mati.
Gelombang otak bisa diukur dengan peralatan Electroencephalograph (EEG). Diketahui bahwa frekuensi gelombang otak yang dihasilkan oleh neuron bervariasi antara 0-30 Hz dan digolongkan menjadi gelombang delta, theta, alpha dan beta. Setiap gelombang punya karakteristik yang berbeda-beda serta menandakan kondisi mental seseorang.
Berikut ini 4 jenis gelombang otak yang umumnya ada pada setiap manusia :

1. Gelombang Alpha: Kreativitas, Relaksasi, Visualisasi
Gelombang otak Alpha (8-13 Hz) sangat kontras dibandingkan dengan kondisi Beta. Kondisi relaks mendorong aliran energi kreativitas dan perasaan segar, sehat. Kondisi gelombang otak Alpha ideal untuk perenungan, memecahkan masalah, dan visualisasi, bertindak sebagai gerbang kreativitas kita.

2. Gelombang Beta: Waspada, Konsentrasi.
Kondisi gelombang otak Beta (13-30 Hz) menjaga pikiran kita tetap tajam dan terfokus. Dalam kondisi Beta, otak Anda akan mudah melakukan analisis dan penyusunan informasi, membuat koneksi, dan menghasilkan solusi  serta ide baru. Beta sangat bermanfaat untuk produktivitas kerja, belajar untuk ujian, persiapan presentasi, atau aktivitas lain yang membutuhkan konsentrasi dan kewaspadaan tinggi.
3. Gelombang Theta: Spiritual, Religius, Relaksasi mendalam, Meditasi, Peningkatan Memori

Lebih lambat dari Beta, kondisi gelombang otak Theta (4-8 Hz) muncul saat kita bermimpi pada tidur ringan. Tanda-tandanya napas mulai melambat dan dalam. Selain orang yang sedang diambang tidur, beberapa orang juga menghasilkan Gelombang Otak (Brainwave) ini saat trance, hypnosis, meditasi dalam, berdoa, menjalani ritual agama dengan khusyu. Orang yang mampu mengalirkan energi chi, prana atau tenaga dalam, juga atau juga sering dinamakan sebagai mengalami mimpi secara sadar. Frekuensi Theta ini dihubungkan dengan pelepasan stress dan pengingatan kembali memori yang telah lama. Kondisi “senjakala” (twilight) dapat digunakan untuk menuju meditasi yang lebih dalam, menghasilkan peningkatan kesehatan secara keseluruhan, kebutuhan kurang tidur, meningkatkan kreativitas dan pembelajaran.

Dengan latihan, kita dapat memanfaatkan Gelombang Otak (Brainwave) Theta untuk tujuan yang lebih besar, yaitu memasuki kondisi meditasi yang sangat dalam, namun,  biasanya begitu Anda telah mencapai theta, Anda menjadi mudah tertidur. Disinilah alasan bahwa gelombang Alpha adalah keadaan utama untuk pemrograman pikiran bawah sadar Anda. Jika Anda ingin bereksperimen dengan meditasi melalui Gelombang Otak (Brainwave) theta, duduklah tegak untuk tetap sadar dan mencegah dari tertidur.
Dengan gelombang ini, kita terhubung pada otak bawah sadar. Theta adalah pusat kreatif manusia, maka ketika kita sedang mimpi betapa kreatif mimpi kita dan penuh dengan kompleksitas emosional.

Bayi dan balita rata rata tidur lebih dari 12 jam dalam sehari. Itulah mengapa otak anak anak selalu dalam fase gelombang alpha dan theta. Perlu diingat, gelombang alpha dan theta adalah gelombang pikiran bawah sadar. Oleh sebab itu, anak-anak cepat sekali dalam belajar dan mudah menerima perkataan dari orang lain apa adanya. Gelombang Otak (Brainwave) ini juga menyebabkan daya imajinasi anak anak luar biasa. Ambil contoh Ketika mereka bermain mobil mobilan.
Atau pernahkah anda mendengar berita kecelakaan yang menewaskan banyak korban, tapi ada keajaiban terjadi di situ.Seorang anak bayi selamat dari kecelakaan maut tersebut, ini karena berkaitan dengan kekuatan psikis.

Berdasarkan penyelidikan para ahli, bahwa banyak terjadi kecelakaan pesawat udara, tabrakan, kebakaran, kecelakaan kapal laut yang menewaskan banyak orang. Namun ada keanehan, beberapa anak balita bisa selamat. Kemungkinan ini dikarenakan anak-anak hampir setiap saat dalam kondisi gelombang theta. Perasaan dekat dengan Tuhan pun akan terjadi apabila kita dapat memasuki fase gelombang theta. Anda mungkin pernah mengalaminya saat Anda sedang berdoa, meditasi, melakukan aktifitas agama lainnya. Dengan dasar inilah "GOD SPOT" atau titik Tuhan bisa ditemukan dan pada fase inilah pengalaman religius anda terjadi. Dengan demikian anda merasa nyaman, bahkan khusyuk dalam sholat juga termasuk pada pemanfaatan gelombang theta ini.

Agar GOD SPOT ( titik Tuhan ) bisa mendukung kehidupan kita hingga hidup kita bisa senantiasa menjadi semakin lebih baik, maka perlu setiap saat kita mengamalkan hal  berikut ini:

1. Berprasangkalah baik kepada orang lain, dan hindari selalu berprasangka buruk.
2. Berprinsiplah selalu kepada Allah Yang Maha Abadi.
3. Berfikirlah merdeka, bebaskan diri dari pengalaman-pengalaman yang membelenggu pikiran.
4. Dengarlah suara hati, berpeganglah prinsip karena Allah.
5. Periksa pikiran anda terlebih dahulu sebelum menilai segala sesuatu, janganlah melihat sesuatu karena
pikiran anda, tetapi lihatlah sesuatu karena apa adanya.
6. Ingatlah bahwa segala ilmu pengetahuan itu bersumber dari Allah SWT.

4. Gelombang Delta: Penyembuhan, Tidur Sangat Nyenyak.
Kondisi Delta (0.5-4 Hz), saat gelombang otak semakin melambat, sering dihubungkan dengan kondisi tidur yang sangat dalam. Beberapa frekuensi dalam jangkauan Delta ini diiringi dengan pelepasan hormon pertumbuhan manusia (Human Growth Hormone), yang bermanfaat dalam penyembuhan. Kondisi Delta, jika dihasilkan dalam kondisi terjaga, akan menyediakan peluang untuk mengakses aktivitas bawah sadar, mendorong alirannya ke pikiran sadar. Kondisi Delta juga sering dihubungkan dengan manusia-manusia yang memiliki perasaan kuat terhadap empati dan intuisi.

Pandangan keliru yang selama ini ada dalam benak banyak orang adalah otak hanya menghasilkan satu jenis gelombang pada suatu saat. Saat kita aktif berpikir kita berada pada gelombang beta. Kalau kita rileks kita berada di alpha. Kalau sedang melamun, kita di theta. Dan, kalau tidur lelap kita berada di delta. Pandangan itu salah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada suatu saat, pada umumnya, otak kita menghasilkan empat jenis gelombang  secara bersamaan, namun dengan kadar yang berbeda. Misalnya dalam kondisi tidur, otak kita lebih banyak memproduksi gelombang delta, tapi tetap memproduksi theta, alpha dan beta walaupun kadarnya sedikit.
Setiap orang punya pola gelombang otak yang unik dan selalu konsisten. Keunikan itu tampak pada komposisi jenis gelombang pada saat tertentu. Komposisi gelombang otak itu menentukan tingkat kesadaran seseorang.
Meditasi adalah salah satu cara paling kuno untuk mengatur pola gelombang otak. Sedangkan bagi masyarakat modern yang sibuk, Terapi Gelombang Otak menjadi salah satu cara favorit untuk mengatur pola gelombang otak agar sesuai dengan kebutuhan.
Gelombang otak yang lebih tinggi yaitu Gamma dengan frekuensi 40-99 Hz, HyperGamma dengan frekuensi tepat 100 Hz dan gelombang Lambda dengan frekuensi tepat 200 Hz. Menurut Dr. Jeffrey. D. Thompson, dari Center for Acoustic Research, gelombang HyperGamma dan Lambda berhubungan dengan kemampuan supranatural, metafisika atau paranormal.
Sedangkan Gelombang Gamma terjadi ketika seseorang mengalami aktifitas mental yang sangat tinggi, misalnya sedang berada di arena pertandingan, perebutan kejuaraan, tampil dimuka umum, sangat panik, ketakutan, terburu-buru karena dikejar deadline pekerjaan atau keadaan lain yang sangat menegangkan bagi orang tersebut.
Pola gelombang otak Anda menentukan keadaan mental Anda. Apakah Anda sedang bersemangat, berenergi, produktif, kreatif, bergembira atau sedang  malas, sedih, stress, cemas, susah konsentrasi atau depresi, semua itu dipengaruhi oleh pola gelombang otak yang dikeluarkan oleh sel-sel saraf di otak anda.Gelombang otak menentukan keadaan pikiran Anda. Terapi Gelombang Otak (neurotherapy) merupakan sebuah cara untuk mengatur pola gelombang otak Anda sesuai kebutuhan, agar anda mendapatkan kondisi pikiran sesuai yang Anda inginkan.

Dalam dunia teknologi pikiran dikenal dengan "frequency following response" yang merupakan fenomena alami yang dimiliki otak manusia. Frequency Following Response adalah sebuah keadaan dimana otak cenderung menyesuaikan frekuensinya dengan frekuensi rangsangan suara atau cahaya yang diterima otak melalui telinga atau mata.

Open Panel

Blogroll